Myntra coupons

Flipkart coupon

abof coupons

globalnin

Home / INFO / INFO TERKINI / Galakan Wisatawan Inbound, AMPHURI Optimalkan Peran DPD Se-Indonesia

Galakan Wisatawan Inbound, AMPHURI Optimalkan Peran DPD Se-Indonesia

Peserta Fun Trip AMPHURI di depan Istana Maimun, Kota Medan, Sabtu (3/2/2018).

MEDAN (ManasikNews) – Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) ke depan akan mengoptimalkan peran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AMPHURI di seluruh Indonesia guna menarik masuk pelancong (inbound) muslim dari mancanegara ke Tanah Air.

Hal itu akan menjadi salah satu program kerja yang ditekankan dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) AMPHURI di Medan, Oktober 2018 mendatang.

“Kita selama ini banyak mengirim jamaah keluar, baik untuk umrah maupun wisata muslim ke sejumlah negara. Ada yang menyoroti kita dianggap kurang memberikan kontribusi terhadap masuknya wisman ke sini, untuk itu ke depan kita akan dorong ini, dengan menggandeng DPD-DPD seluruh Indonesia,” ujar Sekjen DPP AMPHURI Firman M Nur kepada ManasikNews di sela acara Fun Trip AMPHURI ke sejumlah destinasi wisata di Sumatera Utara, Senin (5/2/2018).

Saat ini, menurut Firman, sejumlah travel anggota AMPHURI di daerah sebenarnya juga sudah memiliki paket wisata inbound dengan sasaran pelancong dari negara-negara Timur Tengah dan Asia Tenggara. “Seperti teman-teman AMPHURI Sumbagut ini sudah mulai melakukan itu,” kata dia.

AMPHURI mulai menggarap pasar wisatawan inbound dengan melakukan Fun Trip ke sejumlah destinasi wisata di Sumatera Utara. Peserta Fun Trip berada di atas kapal yang membawa mereka melintas Danau Toba menuju Pulau Samosir,, Senin (5/2/2018).

 

Yang jadi kendala, menurut Firman, fasilitas-fasilitas publik di destinasi wisata di Indonesia banyak yang belum moslem friendly. Misalnya restoran bersertifikat halal, fasilitas toilet umum yang bersih, mushola atau masjid di tempat wisata yang representatif untuk para pelancong asing.

“Sekarang saja, sejumlah negara yang nota bene bukan negara muslim seperti Jepang dan Korea mereka gencar membidik wisatawan muslim dengan menyediakan fasilitas yang memenuhi kebutuhan pelancong muslim. Di bandara atau tempat umum misalnya ada mushola yang cukup nyaman bagi wisatawan muslim,” kata Direktur Maghfirah Travel ini.

Firman menambahkan, AMPHURI siap menjalin kerja sama dengan Kementerian Pariwisata baik di pusat maupun daerah guna mendorong masuknya wisatawan asing ke Indonesia. Saat ini, kata Firman, beberapa negara yang potensial untuk wisatawan muslim inbound antara lain negara-negara Timur Tengah, Turki, Mesir serta negara-negara di Asia Tenggara.

AMPHURI saat ini memiliki tujuh DPD yang tersebar di hampir seluruh provinsi di Indonesia. Ketujuah DPD itu adalah DPD AMPHURI DKI dan Banten, DPD AMPHURI Jawa Barat, DPD AMPHURI Jateng dan Yogyakarta, DPD Jatim, Bali dan NTT, kemudian DPD Sulawesi, Maluku dan Papua, DPD Sumbagsel yang meliputi Lampung , Sumsel, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung, terakhir yang baru dikukuhkan akhir pekan lalu yakni DPD Sumbagut.

Saat ini, asosiasi ini memiliki 323 anggota yang sudah mengantongi izin sebagai penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU). Selain itu, ada 58 travel yang menjadi mitra untuk dibina agar bisa mendapatkan izin PPIU.

Potensi Besar di Sumbagut
Sementara itu, Ketua DPD AMPHURI Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) Maulana Andi Surya mengakui, pihaknya saat ini mulai mengembangkan wisata muslim inbound di kawasan Sumbagut (Sumut, Aceh, Riau, Kepri dan Sumbar).

Pada 17 Februari 2018 mendatang, misalnya, Maulana secara pribadi akan membawa 45 orang wisatawan dari sejumlah negara Timur Tengah dan Afrika antara lain Mesir, Sudan, Aljazair, dan Oman ke sejumlah destinasi wisata di Sumbagut.

“Di Sumbagut ini potensi wisatanya besar sekali, ada wisata budaya, wisata bahari, wisata alam, dan wisata religi,” kata Maulana dalam perbincangan dengan ManasikNews.

Destinasinya antara lain Istana Maimun, Danau Toba, Berastagi di Sumut, ada pula wisata budaya dan alam di Aceh, Sabang, Batam, serta Bukittinggi Sumatera Barat.

Untuk kendalanya, kata Maulana adalah dari sisi transportasi darat dari Medan ke Danau Toba yang masih perlu perbaikan untuk infrastruktur jalan. Dari sisi restoran halal, menurut Maulana, saat ini sudah banyak tersedia di sejumlah destinasi wisata yang ada di Sumbagut.

“Apalagi di Aceh saat ini sudah banyak hotel-hotel syariah. Jadi wisatawan tidak perlu ragu lagi untuk datang ke Sumbagut,” kata Maulana. (ian)

.

About admin

Check Also

Umrah Digital Direalisasi Akhir 2019, Itupun Sebatas Prototipe

  JAKARTA (ManasikNews) – Penyelenggaraan perjalanan umrah nasional bakal memasuki babak baru dengan akan diterapkannya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *