Myntra coupons

Flipkart coupon

abof coupons

globalnin

Home / INFO / Sapuhi Soroti Kinerja BPKH Terlambat Setor Dana Haji Khusus ke E-Hajj

Sapuhi Soroti Kinerja BPKH Terlambat Setor Dana Haji Khusus ke E-Hajj

Rapat koordinasi Sapuhi di hotel Aston Bogor, Sabtu (21/7/2018).

 

BOGOR (ManasikNews) – Syarikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (Sapuhi) menyoroti kinerja Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam penyetoran biaya haji khusus tahun 2018 ke sistem haji elektronik (electronic hajj system/e-hajj) yang sempat mengalami keterlambatan.

Sorotan itu diungkapkan Ketua Umum Sapuhi Syam Resfiadi dalam rapat koordinasi (rakor) asosiasi Sapuhi pasca musyawarah nasional pertama, yang berlangsung di hotel Aston Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/7/2018).

Akibat keterlambatan itu, papar Syam, pengurusan penyelenggaraan ibadah haji yang dilakukan kalangan travel penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) anggota Sapuhi tidak bisa berlangsung lebih awal.

“Seharusnya pada akhir bulan Ramadhan 2018, kami pengelola PIHK sudah bisa berhubungan dengan muasassah di Arab Saudi. Namun, akibat keterlambatan pembayaran setoran biaya haji ke e-hajj, urusan dengan muasassah tertunda sebulan berikutnya, atau menjadi bulan Syawal,” ujar Syam.

Keterlambatan tersebut diduga belum siapnya BPKH sebagai lembaga baru, bahkan terkaget harus bersinergi dengan ratusan travel PIHK penyetor biaya haji khusus, dengan jumlah jamaah mencapai sekitar 13.000 orang.

Belum lagi, BPKH juga dihadapkan pada situasi keuangan global yang tidak menentu belakangan ini, akibatnya kurs rupiah bergejolak terhadap dolar AS. Apresiasi dolar AS dipastikan memaksa kenaikan harga sejumlah komponen biaya perjalanan haji, seperti tiket pesawat, hotel, dan transportasi lokal.

BPKH dibentuk berdasarkan amanah Undang-Undang No. 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji. Terkait keuangan haji, BPKH berfungsi menerima setoran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) dan/atau BPIH Khusus, nilai manfaat keuangan haji, dan dana efisiensi penyelenggaraan ibadah haji. Untuk fungsi pengeluaran, meliputi penyelenggaraa n ibadah haji.

Menurut Syam, pengurusan penyelenggaraan haji khusus oleh pemerintah Arab Saudi kini  berlangsung lebih awal dua hingga tiga pekan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu berkat bekerjanya sistem e-hajj yang dari tahun ke tahun terus mengalami perbaikan, bahkan mendekati sempurna, dengan kesalahan nihil (zerro mistake).

Akibatnya pula, penyelesaian visa haji khusus jamaah Indonesia yang tahun 2018 jumlahnya lebih dari 13.000 unit visa berjalan sesuai skedul. Pada sepuluh hari (H-10) menjelang skedul keberangkatan perdana calon haji khusus di awal Agustus, visa haji khusus sudah selesai di atas 50%. (wyn)

 

About admin

Check Also

Umrah Digital Direalisasi Akhir 2019, Itupun Sebatas Prototipe

  JAKARTA (ManasikNews) – Penyelenggaraan perjalanan umrah nasional bakal memasuki babak baru dengan akan diterapkannya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *