Myntra coupons

Flipkart coupon

abof coupons

globalnin

Home / INFO / Alhamdulillah, Jamaah Haji Indonesia Akan Tempati Tenda Ber-AC

Alhamdulillah, Jamaah Haji Indonesia Akan Tempati Tenda Ber-AC

Tenda jamaah haji di padang Arafah, Arab Saudi.

 

BANDUNG (ManasikNews) — Kementerian Agama RI terus melakukan inovasi dalam peningkatan layanan jamaah haji di Tanah Suci, di antaranya fasilitas tenda jamaah haji di padang Arafah dilengkapi dengan alat pendingin ruangan (air conditioner—AC), dari sebelumnya hanya kipas angin.

“Tahun 2019 ini belum pernah sebaik tahun yang lalu dalam layanan kita di Arafah,”  ujar Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah, Nizar Ali, saat memberi sambutan dalam pra manasik calon jamaah haji, di Bandung, Jawa Barat. Minggu (31/3/2019).

Mengingat suhu udara di Arafah pada musim haji sangat panas, untuk mengoptimalkan pelayanan jamaah haji tahun ini tenda di Arafah sudah menggunakan AC.

Adapun tahun lalu tenda jamaah haji Indonesia di Arafah hanya tersedia mist fan,  untuk tahun ini sudah tidak menggunakan kipas angin melainkan sudah memakai AC.

Di hadapan para jamaah haji, Nizar mengulas mengenai 8 inovasi pelayanan penyelenggaraan ibadah haji yang akan dinikmati oleh jemaah haji yang berangkat tahun ini.

“Delapan inovasi pelayanan penyelenggaraan haji ini merupakan peningkatan dan pengembangan dari 10 inovasi pelayanan penyelenggaraan haji tahun lalu,” ujarnya.

Tidak hanya itu saja, lanjutnya, BPIH Indonesia merupakan biaya haji yang termasuk murah dibandingkan dengan negara lainnya. Pak Direktur pun menguraikan bahwa BPIH Jabar sekitar Rp. 35 juta terbagi dalam 3 komponen yaitu tiket pesawat pulang pergi, living cost yang nantinya akan dikembalikan kepada jemaah, dan komponen terakhir sebagian kecil untuk penginapan.

“Jadi, bapak ibu jemaah haji sekarang tinggal mempersiapkan diri untuk dapat melaksanakan ibadah haji. Tetap jaga kesehatan dan terus bersemangat ya,” ucap Nizar.

Nizal dalam kesempatan itu juga menyampaikan masalah terkait dengan perluasan dan penambahan toilet di mina, probelem ini terkait dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah arab saudi bukan dari pemerintah indonesia.

“Langkah kita sudah minta di perluas dan di tambah tetapi tidak bisa karena sudah menyangkut bagian wilayah negara lain dan kebijakan Pemerintah Arab Saudi,” ujarnya.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat Ajam Mustajam menyampaikan kegiatan pra manasik ini diselenggarakan atas kerja sama Kemenag dengan Pemprov Jawa Barat.

“Pada hari ini merupakan kegiatan pra manasik perdana yang akan dilaksanakan di Kota Bandung dan Kab. Bandung, kemudian akan dilanjutkan pada kab/kota lainnya. Saya ucapkan terima kasih kepada Pemprov Jabar atas dana hibah yang diberikan sehingga Pra manasik yang direncanakan 2 tahun lalu dapat terselenggara pada tahun ini,” ungkap Ajam.

Pra manasik ini akan di selenggarakan di 27 Kab/Kota se jawa barat, sementara itu tahun ini jemaah haji asal jawa barat sebanyak 38.854 yang di bagi menjadi 96 kloter.  (kemenag.go.id/wyn)

 

 

About admin

Check Also

381 Peserta Ikut Seleksi Petugas Haji Non-Kloter

  JAKARTA (ManasikNews) — Kementerian Agama RI melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *