Myntra coupons

Flipkart coupon

abof coupons

globalnin

Home / INFO / Seperti Tahun Lalu, Garuda dan Saudia Angkut Jamaah Haji RI 2019

Seperti Tahun Lalu, Garuda dan Saudia Angkut Jamaah Haji RI 2019

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Nizar Ali (kiri) bersama Direktur Niaga Garuda Indonesia Fikri Ilham.

 

JAKARTA (ManasikNews) – Kementerian Agama memastikan penerbangan jamaah haji reguler tahun 1440 Hijriah (2019) ke Arab Saudi (pergi-pulang) akan dilayani oleh maskapai Garuda Ind0nesia dan Saudi Arabian Airlines (Saudia). Kedua maskapai flag carrier ini pada musim haji tahun 2018 juga terpilih melakukan pelayanan yang sama.

Baik Garuda maupun Saudia menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan  pelayanan transportasi udara bagi jamaaah haji tahun 2019.

“Kami mengharapkan bagaimana ontime performance dapat dipertahankan atau bahkan ditingkatkan sehingga dapat lebih baik dan memudahkan jamaah haji Indonesia,” ungkap Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Nizar Ali.

Nizar mangatakan hal itu usai menandatangani Perjanjian Pengangkutan Udara Jamaah Haji reguler Tahun 1440H/2019M antara Kemenag dengan PT Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines di Kantor Kemenag Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Menurut Nizar, masa operasional transportasi udara dibagi dalam dua gelombang. Yaitu, gelombang I mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah dan pulang melalui Bandara King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah. Gelombang II mendarat di Bandara KAIA Jeddah dan Pulang melalui Bandara AMMA Madinah.

Masa operasional penerbangan haji dibagi dalam dua fase. Fase I pemberangkatan yang dimulai awal pemberangkatan dari tanah air ke Madinah, berlangsung pada pemberangkatan gelombang I dimulai tanggal 7 Juli 2019 dan berakhir pada 19 Juli 2019.

Sedangkan gelombang II awal pemberangkatan dari tanah air ke Jeddah pada tanggal 20 Juli 2019 dan akhir pemberangkatan gelombang II tanggal 5 Agustus 2019.

“Fase II Pemulangan untuk gelombang I dari Jeddah ke Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2019 sedangkan untuk akhir pemulangan gelombang I pada tanggal 29 Agustus 2019. Gelombang II awal pemulangan dari Madinah ke Indonesia pada tanggal 30 Agustus 2019 dan akhir pemulangan gelombang II pada tanggal 15 September 2019,” ujar Nizar.

Transportasi udara jamaah haji Indonesia dari Indonesia ke Arab Saudi pergi pulang menggunakan sistem charter dan merupakan penerbangan langsung tanpa transit.

Pelaksanaan transportasi udara jamaah haji indonesia harus melakukan kompetensi sebagai penyelenggara transportasi udara yang harus memnuhi persyaratan administrasi, teknis, standar, jenis kelaikudaraan, jenis dan kapasitas seat pesawat, serta standar pelayanan.

Dalam proses penetapan pelaksanaan transportasi udara dilaksanakan seleksi dan verifikasi penyediaan transportasi udara dengan mengacu pada Peraturan Menteri Agama Nomor 25 Tahun 2015 tentang Penyediaan Transportasi Udara Bagi Jamaah Haji Reguler.

“Proses penetapan tarif transportasi udara jemaah haji reguler dilakukan melalui negosiasi dari penawaraan pihak penerbangan dan pembahasan Komisi 8 DPR-RI,” kata Nizar.

Asumsi jumlah jamaah haji reguler dan petugas kloter sebanyak 206.535 orang, yang diasumsikan dengan 507 kloter yang diterbangkan oleh Garuda Indonesia dan Saudia Airlines di 13 embarkasi seluruh indonesia dengan rincian Garuda Indonesia 9 embarkasi dan Saudia Airlines sebanyak 4 embarkasi.

Direktur Niaga Garuda Indonesia Fikri Ilham mengatakan, Garuda Indonesia akan berupaya meningkatkan ontime performance di atas 90%, bahkan di atas 95%. Ini merupakan tekad dalam upaya Garuda meningkatkan pelayanan terhadap jamaah, juga kerahmahtamahan terhadap jamaah.

“Kerahamtamahan ini dengan 4 produk utama. Pertama, berupa kemudahan, yaitu kemudahan Check-in, kemudahan dalam mendapat informasi bagi jamaah. Kedua,  meningkatkan kecepatan, kecepatan dalam memberi informasi dan pelayanan sehingga jemaah tidak menunggu lama di bandara,” kata Fikri.

Ketiga, bagaimana agar Garuda lebih reliable dalam mencapai ontime performance. Keempat, kepeduliaan lebih Garuda dalam pelayanan jamaah haji Indonesia.

Vice President Hajj and Umrah Saudia Airlines Mr Abdul Majid mengatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Kementerian Agama dan bertekad memberikan pelayanan yang maksimal bagi jamaah haji indonesia.

(kemenag.go.id/wyn)

 

About admin

Check Also

AMPHURI Luncurkan Aisyah, Digitalisasi Layanan Haji Khusus/ Umrah/Wisata Muslim

JAKARTA (ManasikNews) — Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) meluncurkan program Aisyah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *