Myntra coupons

Flipkart coupon

abof coupons

globalnin

Home / ESENSI / Dua ‘Pahlawan’ Kecelakaan KA di Mesir Dihadiahi Umrah

Dua ‘Pahlawan’ Kecelakaan KA di Mesir Dihadiahi Umrah

Perjuangan Waleed Mardhi Hassan Al-Faggi dan Muhammad Abdulrahman Kamal menyelamatkan nyawa sejumlah penumpang dalam kecelakaan kereta api utama di Mesir berbuah berkah. Keduanya diundang menunaikan ibadah umrah secara gratis oleh Raja Salman.

RIYADH (ManasikNews) – Dua pemuda Mesir yang berhasil menyelamatkan setidaknya delapan orang dari kobaran api dalam kecelakaan kereta api di stasiun kota Kairo, Mesir pada Februari 2019, kini berada di Arab Saudi untuk melakukan ibadah umrah sebagai tamu Raja Salman lewat Program Kustodian Dua Masjid Suci untuk Umrah dan Ziyarah.

Waleed Mardhi Hassan Al-Faggi dan Muhammad Abdulrahman Kamal mengucap syukur dan berterima kasih kepada Raja Salman dan Putra Mahkota atas kehormatan besar telah mengundangnya datang ke Baitullah untuk melaksanakan ibadah umrah.

Waleed dan Muhammad, yang bekerja di sebuah kedai teh di dekat peron stasiun tempat kecelakaan itu terjadi, menggunakan jerigen-jerigen air untuk memadamkan kobaran api, sehingga sejumlah penumpang yang terjebak api dapat terselamatkan jiwanya.

Kecelakaan kereta api  di stasiun besar Ramses, Kairo, februari 2019. (FOTO: The Guardian)

 

Setidaknya 25 orang tewas dan 47 luka berat di pagi hari pada 27 Februari 2019 di stasiun utama kota Kairo, stasiun Ramses, ketika sebuah lokomotif  melaju dengan kecepatan tinggi lalu menghantam penghalang atau buffer di ujung lintasan jalur kereta (platform) nomor 6.

Kerasnya hantaman menyebabkan sebuah tanki meledak, yang kemudian memicu kebakaran besar pada bangunan peron dan sejumlah gerbong kereta yang terparkir.

Kobaran bola api sanggup menghitamkan sebagian dinding stasiun. Sebuah lokomotif yang dipakai menarik gerbong-gerbong penumpang kereta hampir roboh, tersandar di satu sisi samping platform.

Sistem jaringan kereta api Mesir memiliki aspek perawatan yang buruk, begitu pula teknis operasional (manajemen), dengan angka resmi kecelakaan yang tinggi. Yaitu, ada 1.793 kejadian kecelakaan kereta api sepanjang tahun 2017.

Pada Juli 2018, sebuah kereta penumpang tergelincir di dekat kota Aswan, wilayah Mesir selatan, melukai setidaknya enam orang dan mendorong pihak berwenang memecat kepala jawatan perkeretaapian negara ini.

Di bulan Maret 2018, Presiden Mesir menyatakan pemerintah mengalami defisit hingga 250 miliar pound Mesir (£ 10,7 miliar) dan perlu merombak sistem perkeretaapian yang dinilai sudah rusak parah. Presiden berbicara sehari setelah sebuah kereta penumpang bertabrakan dengan kereta barang, menewaskan sedikitnya 12 orang, termasuk seorang anak.

Pada Agustus 2017, dua kereta penumpang bertabrakan di luar kota pelabuhan Alexandria, menewaskan 43 orang. Pada 2016, setidaknya 51 orang tewas ketika dua kereta komuter bertabrakan di dekat Kairo.  (sg/gd/wyn)

About admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *