Myntra coupons

Flipkart coupon

abof coupons

globalnin

Home / INFO / Travellindo Diduga Menipu, Puluhan Calhaj Khusus di Banjarmasin Terancam Gagal Berangkat

Travellindo Diduga Menipu, Puluhan Calhaj Khusus di Banjarmasin Terancam Gagal Berangkat

Puluhan orang calon haji khusus mendatangi kantor biro haji dan umrah PT Travellindo Tours&Travel di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (FOTO: Dok iNews.id)

 

BANJARMASIN (ManasikNews) – Biro perjalanan haji dan umrah PT Travellindo Tours&Travel diduga melakukan penipuan yang menyebabkan puluhan jamaah calon haji khusus di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terancam gagal berangkat ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

Travel penyelenggara haji dan umrah anggota Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) ini disebut-sebut belum menutup atau melunasi seluruh kewajiban agar para calhaj memperoleh visa haji.

Sementara, para calhaj itu pada April 2019 sudah melunasi biaya perjalanan haji ke pihak Travellindo, yang besarnya bervariasi antara Rp 160 juta hingga Rp 200 juta per orang.

Merasa kesal lantaran ditipu, puluhan orang calhaj plus di Banjarmasin itu mendatangi kantor PT Travellindo Tours&Travel yang beralamat  di Jalan Pangeran Hidayatullah, Banjarmasin.

Seorang calhaj korban penipuan, Sunaryatun Kamilmusna, mengaku kedatangan puluhan calhaj plus untuk menanyakan kejelasan visa dan keberangkatan ke Tanah Suci. “Kami ke sini minta kejelasan visanya bagaimana. Juga, berangkatnya kapan karena sampai sekarang tidak ada kejelasan,” ujarnya, Kamis (1/8/2019), seperti dikutip sebuah media online.

Sunaryatun mengungkapkan, para calhaj plus itu sudah  tiga kali mengikuti program bimbingan atau manasik haji. Hanya saja, setelah itu tidak ada kejelasan mengenai jadwal pasti keberangkatan mereka ke Tanah Suci.

Puluhan calhaj yang sudah melunasi ongkos naik haji khusus yang tidak murah itu terancam gagal berangkat, lantaran mereka hingga kini tidak mengantongi visa haji. Penyebabnya, pemilik travel Travellindo yang kini kabur itu tidak melunasi pembayaran hotel dan transportasi sebagai syarat memperoleh visa dari pemerintah Arab Saudi.

Kasus dugaan penipuan travel haji plus itu kini ditangani Ditreskrimsus Polda Kalsel. Sejauh ini pihak kepolisian masih mengupayakan keberangkatan para calon haji plus tersebut, selain mengusut dugaan penipuan oleh sang pemilik Travellindo.

“Kami lebih mengutamakan untuk memberangkatkan para calon haji plus ini. Kami sedang melakukan penyelidikan,” kata Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel, AKBP Suyitno.

Dia menyebutkan upaya agar calon haji khusus ini tetap bisa berangkat juga sudah dilakukan AMPHURI yang membawahi biro perjalanan ibadah haji dan umrah Travellindo sebagai anggota asosiasi itu.

Sempat pula ada opsi agar para calhaj khusus itu dapat berangkat haji, yaitu setiap jamaah diminta membayar lagi sebesar Rp 60 juta untuk pengurusan visa. Namun, opsi ini masih dipertimbangkan oleh para calhaj. (wyn)

About admin

Check Also

Dengan Aplikasi ‘Airport Maps’, Emirates Cegah Penumpang Tersesat di Bandara   

  DUBAI (ManasikNews) – Maskapai papan atas dunia asal Dubai UAE, Emirates, baru saja  meluncurkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *