Myntra coupons

Flipkart coupon

abof coupons

globalnin

Home / INFO / Peningkatan Bimbingan Ibadah Haji Jadi Prioritas

Peningkatan Bimbingan Ibadah Haji Jadi Prioritas

Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag RI, Nizar Ali, pada rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2019, di Jakarta, Selasa (8/10/2019).

 

JAKARTA (ManasikNews) –  Setelah dianggap ada peningkatan yang cukup signifikan terhadap sejumlah layanan dalam penyelenggaraan haji, Kementerian Agama RI bakal mengalihkan layanan bimbingan ibadah sebagai “jantung” sejatinya dari ibadah haji. Ini bakal jadi prioritas peningkatan layanan haji musim depan.

Agar berbagai bentuk layanan kepada jamaah dapat terus meningkat, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag selaku pengemban amanah, terus berupaya menyempurnakan kebijakan, sistem, dan manajemen penyelenggaraan ibadah haji. Tujuannya, agar pelaksanaan ibadah haji berjalan aman, tertib, dan lancar dengan menjunjung tinggi semangat keadilan, transparansi, dan akuntabilitas publik.

Demikian pernyataan Dirjen PHU, Nizar Ali, pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1440 Hijriah (2019) di Jakarta, Selasa (8/10/2019), seperti dikutip laman resmi Kemenag.

Disadari, bahwa proses penyelenggaraan ibadah haji tidak selalu sesuai dengan perencanaan dan harapan. Sempat dijumpai sejumlah kendala teknis maupun nonteknis selama panitia penyelenggara memberikan layanan kepada jamaah, baik ketika di dalam negeri maupun di Arab Saudi.

Sebab, layanan yang diberikan bukan terbatas pada pelayanan ibadah, namun juga mencakup layanan administrasi, layanan kesehatan, dan jaminan keamanan jamaah selama melaksanakan ibadah. Maka itu, koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan, TNI dan Polri, serta Pemerintah Daerah juga harus terus ditingkatkan.

Menurut Nizar, berbagai bentuk layanan yang diperuntukkan bagi jamaah harus terus dievaluasi dan ditingkatkan. Skala prioritas pun telah ditetapkan, yang mana beberapa tahun terakhir perbaikan layanan sengaja difokuskan pada hal-hal yang terkait dengan akomodasi, konsumsi, transportasi, dan layanan admisnistrasi yang lain.

Maka, ke depan prioritas peningkatan layanan dialihkan pada bentuk layanan yang tidak kalah penting, yaitu layanan bimbingan ibadah.

“Itulah mengapa Menteri Agama mencanangkan tahun 2020 sebagai tahun peningkatan kualitas manasik haji. Dengan demikian, jamaah haji Indonesia tidak hanya mendapatkan layanan terbaik dari hal-hal yang sifatnya layanan fisik dan teknis, namun juga layanan yang bersifat substantif,” ujar Nizar.

Nizar menilai, sangat penting dilakukan evaluasi terhadap seluruh bentuk layanan kepada jamaah, selama di dalam negeri maupun di Tanah Suci. Untuk itu, Ditjen PHU menggelar rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Haji Tahun 2019, melibatkan seluruh elemen yang terlibat dalam proses penyelenggaraan ibadah haji.

Rakernas yang berlangsung di hotel Borobudur Jakarta ini akan berlangsung hingga Kamis (10/10/2019).  (wyn)

 

 

About admin

Check Also

Ada Apa Dengan Penerbangan Umrah Garuda Indonesia?

  JAKARTA (ManasikNews) – Kinerja operasional penerbangan umrah maskapai Garuda Indonesia (PT Garuda Indonesia Tbk) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *