Myntra coupons

Flipkart coupon

abof coupons

globalnin

Home / INFO / RI Minta Saudi Tunda Biaya Visa Haji 300 Riyal

RI Minta Saudi Tunda Biaya Visa Haji 300 Riyal

 

Jamaah haji Indonesia tahun 2019 ketika tiba di kota Madinah, Arab Saudi.

 

MEKAH (ManasikNews) – Pemerintah Indonesia secara resmi mengajukan penundaan biaya penerbitan visa jamaah haji sebesar 300 Riyal (SAR) kepada Arab Saudi untuk pelaksanaan haji tahun 2020.

Kebijakan tersebut dinilai memberatkan Indonesia bila diterapkan tahun 2020, karena belum ada persiapan dalam penyusunan anggaran dan belum ada sosialisasi yang cukup kepada calon jamaah haji Indonesia.

Demikian usulan penting pemerintah Indonesia dalam pembahasan Nota Kesepahaman (MoU) Penyelenggaraan Ibadah Haji 1441 Hijriah (2020) antara Menteri Agama Fachrul Razi dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Muhammad Saleh bin Thahir Benten di Mekah, Senin (2/12/20190 malam.

“Pemerintah Indonesia meminta agar kebijakan tersebut ditunda dan tidak dikenakan kepada jamaah haji Indonesia untuk tahun ini (2020),” ungkap Direktur Layanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis, usai mendampingi Menag dalam penandatanganan MoU tersebut, seperti dikutip laman Kemenag RI.

Direktur Layanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis.

 

Seperti diketahui, pada pelaksanaan ibadah haji tahun 1441 H (2020), setiap jamaah haji akan dikenakan biaya penerbitan visa sebesar 300 Riyal.

Setidaknya ada Tujuh Poin Usulan pemerintah Indonesia dalam pembahasan MoU penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020. Pertama, perbaikan fasilitas jamaah haji di Mina. Kedua, penghapusan biaya penerbitan visa jamaah haji.

Ketiga, penghapusan gelang tangan barcode jamaah haji. Sejak tahun 2017, Kementerian Haji dan umrah Saudi menerapkan kebijakan, bahwa jamaah haji Indonesia wajib menggunakan gelang tangan barcode. Kebijakan ini tidak optimal karena barcode dan gelang yang telah dicetak mudah rusak saat terkena keringat dan air. Padahal, Pemerintah Indonesia sudah lama membekali setiap jamaah haji dengan gelang identitas dari bahan stainless agar tidak mudah rusak dan bahkan kedap api.

“Kami minta agar kebijakan gelang tangan barcode ini dicabut dan jamaah haji Indonesia cukup gunakan gelang dari bahan stainless,” ujar Sri Ilham.

Keempat, Fast Track untuk seluruh jamaah haji Indonesia.
Layanan fast track untuk 70.000 jamaah haji Indonesia yang berangkat dari Bandara Seokarno-Hatta Cengkareng diberlakukan sejak musim haji 2018. Layanan ini terbukti sangat membantu dan mengurangi tingkat kelelahan jemaah haji. “Kami harap layanan ini diperluas untuk jamaah haji di seluruh embarkasi di Indonesia dan tanpa tambahan biaya,” ucap Sri Ilham.

Kelima,  Perluasan Program Eyab untuk seluruh Kloter
Tahun 1440H, maskapai Saudi Arabian Airlines (Saudia) menerapkan Program Iyab untuk sebagian kloter jamaah haji Indonesia. Melalui program ini, ketika akan meninggalkan bandara Jeddah atau Madinah ke Tanah Air, jamaah tidak melakukan proses keimigrasian seperti perekaman biometrik, sidik jari dan lainnya. Setibanya di bandara, jamaah bisa langsung masuk pesawat.

Menurut Sri Ilham, program ini dinilai baik dan meningkatkan kenyamanan jamaah pada fase kepulangan. “Kami meminta agar program ini bisa diterapkan untuk semua kloter baik, yang dipulangkan dengan Saudia Airlines maupun Garuda Indonesia,” katanya.

Keenam, Penempatan Jamaah di Armina Berdasarkan Zonasi di Mekah. Sejak 2019, Indonesia menerapkan sistem zonasi dalam penempatan jamaah haji di Mekah. Penempatan dengan sistem zonazi ini juga diberlakukan di Arafah dan Mina. Kebijakan demikian agar  diberlakukan pula untuk musim haji 2020.

Ketujuh, Transportasi Jamaah di Mina. Setiap tahun, selalu saja ada jamaah haji Indonesia yang menempati kawasan perluasan Mina dengan jarak lebih dari 8 Km dari Jamarat (lokasi melempar Jumrah). Jarak yang begitu jauh itu membuat jamaah kelelahan. “Kami usul agar disediakan layanan transportasi pergi-pulang dari kawasan perluasan Mina ke Jamarat,” ungkap Sri Ilham.  (wyn)

 

 

About admin

Check Also

Biaya Haji 2020 Akan Ditetapkan Awal Februari

  JAKARTA (ManasikNews) — Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2020 rencananya ditetapkan pada awal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *