Myntra coupons

Flipkart coupon

abof coupons

globalnin

Home / INFO / Wasekjen AMPHURI Beberkan Peluang dan Tantangan Travel Umrah kepada Civitas UIN Walisongo

Wasekjen AMPHURI Beberkan Peluang dan Tantangan Travel Umrah kepada Civitas UIN Walisongo

Wakil Sekjen AMPHURI HM Farid Aljawi (kiri).

SEMARANG (ManasikNews) – Hadir dan berbicara mewakili Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Umrah dan Haji Republik Indonesia (AMPHURI) Joko Asmoro, Wakil Sekjen HM Farid Aljawi membeberkan tentang peluang dan tantangan penyelenggara umrah dan haji di hadapan civitas akademika UIN Walisongo Semarang.

Farid membawakan topik “Menjawab peluang dan tantangan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah pasca  terbitnya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019” pada Studium General semester genap tahun akademik 2019/2020 Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, baru-baru ini.

Menurut Farid yang juga Direktur Utama Tursina Travel ini, tantangan di depan mata bagi penyelenggaraan haji dan umrah, adalah semakin banyak travel yang bermunculan. Tak pelak lagi hal ini memicu semakin ketatnya persaingan. Saat ini saja tercatat ada 993 travel penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) dan 328 PIHK (penyelenggara ibadah haji khusus). “Belum lagi, masih ada ribuan travel umrah dan haji yang belum mengantongi izin,” katanya.

Peserta Studium General semester genap tahun akademik 2019/2020 Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri,Walisongo, Semarang.

Tantangan lainnya, muncul godaan untuk menyalahgunakan uang jamaah. Hal itu terbukti dengan meledaknya  kasus penggelapan dana calon jamaah umrah, yang dilakukan First Travel (Jakarta), SBL (Solusi Balad Lumampah—Bandung), Abu Tour (Makassar). Ketiganya sudah dicabut izinnya sebagai PPIU, dan para pemiliknya menjalani hukuman.

Mengenai peluang, khususnya bagi lulusan Fakultas Dakwah dan Komunikasi dengan konsentrasi Manajemen Haji dan Umrah, Farid menyebutkan, mereka bisa berkarier di pemerintahan dan swasta.

Di Pemerintahan, ada Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama yang saat ini memiliki 5 direktorat, dan juga ada Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) yang didirikan pemerintah sekitar dua tahun silam.

Selain itu, terdapat 34 kantor wilayah Kementerian Agama tingkat provinsi di seluruh Indonesia, di dalamnya ada Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Juga, ada 514 Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia yang masing-masing  punya Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Adapun peluang di sektor swasta, seperti diketahui saat ini di Indonesia terdapat 993 travel PPIU dan 329 travel penyelenggara haji khusus atau PIHK. Selain itu, ada sekitar 1.800 Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).  (wyn)

About admin

Check Also

7 Ribu Lebih Peserta Ikut Seleksi Petugas Haji 2020

Dokumen seleksi petugas haji Indonesia tahun 2019. JAKARTA (ManasikNews) – Sebanyak 7.448 orang dijadwalkan mengikuti …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *