Myntra coupons

Flipkart coupon

abof coupons

globalnin

Home / INFO / Atasi Dampak Corona, Saudi Kucurkan Dana Hampir Rp 500 Triliun

Atasi Dampak Corona, Saudi Kucurkan Dana Hampir Rp 500 Triliun

Pemerintah Saudi akan melakukan tindakan apa pun untuk menyelamatkan ekonomi, sektor UKM, dan seluruh penduduk dari dampak buruk wabah corona.

 
Salah satu sudut kawasan bisnis di kota Jeddah, Arab Saudi.

RIYADH (ManasikNews) – Pemerintah Arab Saudi melalui sidang Kabinet yang berlangsung di Ibu Kota Riyadh, Jumat (20/03/2020), mengumumkan kesiapan negara ini mengucurkan dana darurat  hampir 120 miliar Riyal atau sekitar US$ 32 miliar (setara hampir Rp 500 triliun), guna menyelamatkan sektor kesehatan dan ekonomi akibat dampak buruk pandemi COVID-19.

 

Saudi kini menghadapi tantangan sektor kesehatan dan ekonomi yang disebut-sebut belum pernah terjadi sebelumnya sepanjang Kerajaan Arab Saudi berdiri.

 

Seperti diwartakan ArabNews, Menteri Keuangan Mohammed Al-Jadaan  meluncurkan paket stimulus 70 miliar Riyal untuk mendukung sektor swasta, terutama usaha kecil dan menengah (UKM) yang mengalami pukulan paling berat terdampak wabah corona.

 

Otoritas Moneter Arab Saudi (SAMA) juga telah mencadangkan dana 50 miliar Riyal untuk membantu sektor perbankan, lembaga keuangan, dan UKM.

 

Menurut Al-Jadaan, pemerintah telah menyiapkan langkah darurat guna melindungi seluruh penduduk, dengan segera membuat  jaring pengaman keuangan. Pemerintah telah bergerak cepat dan tegas dalam mengatasi krisis wabah COVID-19 dan meredam dampak finansial dan ekonomi.

 

Paket stimulus 70 miliar Riyal akan mencakup pembebasan dan penundaan beberapa iuran pemerintah untuk membantu menyediakan likuiditas bagi sektor swasta.

 

Menteri Kesehatan Tawfig Al-Rabiah menyatakan, pemerintah bekerja sama dengan  swasta dan lembaga pemerintah berkolaborasi memerangi penyebaran COVID-19, serta mengamankan layanan komunikasi data. Disebutkan, langkah social distancing akan turut membantu memperlambat penyebaran virus.

 

Dia meyakinkan seluruh warga Saudi, bahwa pemerintah akan melakukan tindakan apa pun yang diperlukan untuk mengatasi krisis. “Pandemi ini memiliki banyak tantangan. Sulit untuk membuat asumsi seperti yang kita lihat sekarang. Kami melihat fakta dari situasi yang berbeda dari pengharapan banyak orang. Virus ini ditularkan dengan sangat cepat, menyebar ke banyak negara lebih cepat dari yang diperkirakan,” paparnya.

 
Kementerian Perdagangan Arab Saudi secara maraton telah menginspeksi lebih dari 10.000 gerai penjualan, guna memastikan ketersediaan barang-barang kebutuhan pokok secara aman dan antisipasi ulah spekulan.

Saudi sejauh ini mencermati, bahwa banyak negara belum mengambil tindakan pencegahan yang kuat sejak awal krisis, sehingga menyebabkan penyebaran virus berlangsung cepat di banyak negara.

 

Al-Jadaan mengatakan, pemerintah Saudi memiliki kapasitas finansial dan ekonomi untuk menghadapi situasi krisis pandemi corona. “Kami memiliki cadangan anggaran dan investasi yang besar. Namun demikian, kami tidak ingin menarik dana cadangan lebih dari apa yang sudah diumumkan dalam anggaran. Kami tidak ingin  investasi pemerintah terganggu, makanya ada opsi pinjaman,” ujarnya.

 

Pemerintah akan menggunakan semua alat yang tersedia untuk membiayai sektor swasta, terutama UKM, dan memastikan stabilitas ekonomi yang berkelanjutan.

Menteri Keuangan menyebutkan, saat ini masih sulit memprediksi seberapa dalam dampak pandemi corona terhadap sektor swasta Saudi. Untuk itu pula, kini sedang dilakukan koordinasi dengan negara-negara G-20 dan Badan Kesehatan Dunia (WHO).   (wyn)

About admin

Check Also

Sudah Terdaftar, 44 Jamaah Umrah Siap Dipulangkan

Konsul Haji KJRI Jeddah Arab Saudi, Endang Jumali. JAKARTA (ManasikNews) — Konsul Haji KJRI Jeddah, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *