Myntra coupons

Flipkart coupon

abof coupons

globalnin

Home / INFO / Buka Kembali Perbatasan, Kunci Saudi Pulihkan Ekonomi Emirates Terbang Lagi ke Jeddah Mulai 11 Januari 

Buka Kembali Perbatasan, Kunci Saudi Pulihkan Ekonomi Emirates Terbang Lagi ke Jeddah Mulai 11 Januari 

Penumpang memasuki bandara internasional baru King Abdulaziz (KAAIA) di Jeddah, Arab saudi.

 

DUBAI (ManasikNews) – Keputusan pemerintah Arab Saudi membuka kembali perbatasan untuk pendatang internasional dinilai sebagai langkah penting guna memulihkan perekonomian negara ini dari efek krisis pandemi korona global.

Kendati begitu, Saj Ahmad, pakar penerbangan terkemuka yang juga kepala analis di StrategicAero Research, menyatakan, kebutuhan untuk mendapatkan hasil PCR negatif dalam prasyarat perjalanan akan melumpuhkan permintaan.

“Pembukaan kembali perjalanan udara akan memungkinkan banyak orang kembali ke negara itu. Ini bisa menjadi rejeki nomplok bagi maskapai penerbangan Arab Saudi, mengingat permintaan yang tersendat untuk perjalanan dan langkah pencegahan lewat tes sebelum terbang atau PCR yang berbiaya mahal,” kata Ahmad kepada sebuah media di Dubai UAE, baru-baru ini.

Pada Desember lalu, Arab Saudi mengikuti jejak beberapa negara dengan menutup total  perbatasannya setelah ditemukan strain mutan baru Covid-19, terutama berasal dari Inggris dan Afrika Selatan.

Penutupan itu diperpanjang selama dua minggu, tetapi per hari Minggu (03/01/20210), Saudi mencabut kebijakan pembatasan perjalanan internasional.

“Ekonomi Arab Saudi telah lama mengandalkan industri penerbangan sebagai katalisator meraih pendapatan negara di luar pendapatan dari sektor minyak bumi, terutama dari perjalanan haji dan umrah, dan membuka kembali perbatasan sangat penting bagi perekonomian negara yang sudah berat akibat pukulan pandemi Covid-19,” ujar Ahmad.

Kementerian Dalam Negeri Saudi mengatakan, bagi pendatang atau warga negara asing yang masuk dari Inggris, Afrika Selatan atau negara lain di mana varian baru menyebar, mereka harus tinggal dulu selama 14 hari di luar negeri atau negara ketiga sebelum memasuki wilayah Arab Saudi.

Warga negara dengan “kasus kemanusiaan dan mendesak” akan diizinkan masuk ke Saudi tetapi akan diminta untuk karantina di rumah mereka selama 14 hari dan menjalani tes PCR.

Wisatawan yang datang dari negara di mana beberapa kasus strain baru terdaftar, tetapi tidak disorot oleh Kementerian Kesehatan, harus dikarantina selama tujuh hari, dengan tes PCR dilakukan sebelum akhir periode karantina pada hari keenam.

Semua wisatawan yang datang dari seluruh dunia diberi pilihan untuk menjalani karantina rumah selama tujuh hari atau karantina selama tiga hari begitu tiba dengan wajib tes PCR.

Sementara, penerbangan perdana di masa pandemi maskapai asal Dubai UAE, Emirates, ke Jeddah akan dimulai pada Senin (11/01/2021). Semua panduan masuk ke Arab Saudi tersedia di situs resmi perusahaan emirates.com.

Joe Peskett, pemimpin redaksi Aviation Business Middle East, menyebut langkah Arab Saudi itu sebagai tindakan yang bijaksana, di tengah upaya keras pemerintah seluruh dunia mencoba untuk menanamkan kepercayaan kembali ke dalam industri aviasi, yang sudah luluh-lantah oleh pandemi Covid-19.

Dia mengatakan, maskapai di Timur Tengah, yang sangat bergantung pada pasar perjalanan jarak jauh, sudah harus mengejar ketinggalan dengan maskapai penerbangan di Eropa dan Amerika Serikat, karena negara-negara Timur Tengah tidak dapat hanya bergantung pada pasar domestik.

“Saudi beruntung memiliki salah satu pasar domestik terkuat di Timur Tengah, tetapi merasa nyaman melihat Negara itu dengan cepat menyadari bahwa rute internasional dan pembukaan kembali perbatasan tetap menjadi kunci penting untuk pemulihan pasar penerbangan regional,” ujarnya. (wyn)

About admin

Check Also

Kasus Baru Covid-19 di Saudi Naik Lagi

  RIYADH (ManasikNews) – Kasus baru virus korona di Kerajaan Arab Saudi kembali naik, melewati …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *