Myntra coupons

Flipkart coupon

abof coupons

globalnin

Home / INFO / Geruduk Kantor SBL, Jamaah Minta Uang Dikembalikan

Geruduk Kantor SBL, Jamaah Minta Uang Dikembalikan

Ratusan jamaah datangi kantor pusat SBL di Bandung, Rabu (31/1/2018). sumber foto: sindonews

BANDUNG (ManasikNews) –  Ratusan calon jamaah umrah yang gagal berangkat ke tanah suci menggeruduk kantor biro perjalanan umrah PT Solusi Balad Lumampah (SBL) di Kota  Bandung. Kedatangan mereka untuk menuntut kejelasan pemberangkatan seiring dengan ditangkapnya direktur utama PT SBL Aom Juang Wibowo SN dan seorang staf bernama Ery Ramdani terkait kasus penipuan dan penggelapan dengan modus pemberangkatan haji dan umrah. Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jabar.

Beberapa korban meminta uang yang telah disetor ke pihak SBL untuk dikembalikan. Fitri Sugiri (45), seorang warga Ujung Berung, Kota Bandung mengaku  telah menyetor uang sebanyak Rp 100 juta lebih untuk pemberangkatan lima orang.

Semenjak mendaftar pada September 2017, pihak manajemen menjanjikan pemberangkatan pada 16 Januari 2018. Akan tetapi alasan kapasitas pemberangkatan yang berlebih dari PT. SBL, ia terpaksa harus menunggu hingga akhir Januari. “Alasannya overload katanya,” kata Fitri.

Saat ini ia bersama korban lain akan mendatangi posko aduan Polda Jabar untuk membuat laporan PT SBL. Ia berharap, uang yang telah dibayarkan dapat dikembalikan kembali, mengingat jumlahnya yang sangat besar. “Kalau ga bisa berangkat, yah saya harapnya uang dikembalikan lagi,” kata dia.

Sementara itu, Ramdhan, salah satu korban asal Cijerah Kota Bandung, mengatakan, ia bersama enam orang keluarganya telah mendaftar di biro perjalanan tersebut pada Februari 2017. Setelah melunasi seluruh biaya perjalanan, ia dijadwalkan akan diberangkatkan pada 16 Desember 2017.

Pada hari pemberangkatan, tiba-tiba ia dihubungi oleh pihak PT SBL bahwa perjalanannya ditunda hingga tanggal 28 Januari 2018.

“Saya sudah pake kain ihram mau berangkat eh dibatalin. Alasannya jamaah yang berangkat overload (melebihi kapasitas),” kata dia seperti dikutip antara.

Meski kecewa, ia tetap mengikuti arahan PT SBL karena telah tanggung membayar biaya hingga Rp 150 juta untuk tujuh orang pemberangkatan. Akan tetapi, pada tanggal 28 ia kembali batal berangkat dengan alasan serupa. (ian)

About admin

Check Also

Animo Tinggi, Pendaftar Aplikasi Umrah Capai Hampir 2 Juta

  MEKAH (ManasikNews) — Animo umat Islam untuk menunaikan ibadah umrah di masa pandemi ini …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *