Myntra coupons

Flipkart coupon

abof coupons

globalnin

Home / INFO / Jamaah Indonesia, Rombongan Umrah Pertama Luar Negeri Mulai 1 November

Jamaah Indonesia, Rombongan Umrah Pertama Luar Negeri Mulai 1 November

Rombongan jamaah umrah masa pandemi fase pertama pada pertengahan September lalu tiba di Masjidil Haram Mekah. 

JEDDAH (ManasikNews) — Seorang pejabat Arab Saudi memastikan, bahwa maskapai Saudia Airlines rute internasional dari Jakarta menjadi pesawat pertama yang mendarat di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah, Minggu (1/11/2020).

Dalam penerbangan internasional Saudia dari Indonesia ini mayoritas penumpang adalah  rombongan jamaah umrah. Terlebih sebelumnya, sejumlah travel umrah telah memposting visa umrah jamaahnya yang telah dikeluarkan oleh otoritas Arab Saudi.

Arab Saudi semakin mantap menuju penyelenggaraan umrah secara normal tahun 1442 Hijriah. Kini sudah memasuki fase ketiga umrah dalam masa Pandemi, dengan peserta jamaah asal luar negeri mulai 1 November 2020.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Saudi, Abdul Fattah Mashat, dalam pernyataan kepada Asharq Al-Awsat yang dikutip dari laman Saudinesia, Sabtu (31/10/2020), menyebutkan, dalam sehari ada 10 ribu jamaah dari luar Arab Saudi datang untuk melaksanakan umrah.

Jumlah ini merupakan kapasitas yang diizinkan, bersama jamaah lokal, mencapai 20 ribu jamaah dan 60 ribu jamaah shalat per hari, seperti ambang batas maksimal yang ditentukan.

Dengan dimulainya fase ketiga aktivitas umrah mulai Ahad (1/11), jamaah dari luar dan dalam Saudi sudah dapat melakukan ziarah dan shalat, di tengah kontrol tindakan pencegahan yang ketat untuk menjaga kesehatan dan keselamatan muktamir.

Menurut Mashat, pesawat pertama yang tiba pada Ahad di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah berasal dari Indonesia.

Semua penerbangan jamaah umrah yang datang dari luar Arab Saudi diatur oleh kantor Kementerian Haji dan Umrah berkoordinasi dengan otoritas terkait.

Kementerian Haji dan Umrah Saudi sangat memperhatikan keberadaan wabah Covid-19 dari negara asal jamaah haji, sejauhmana kemampuan untuk menangani dan kecepatan respons, tingkat pemulihan yang terinfeksi dari virus dan tindakan pencegahan medis untuk masing-masing negara.

Semuanya akan mengikuti protokol yang telah ditetapkan, berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Otoritas Pengendalian Infeksi.

Sebagaimana catatan negara asal muktamir, dalam beberapa tahun terakhir sebagian besar jamaah umrah berasal dari Indonesia, Pakistan, India, Mesir, Turki l, dan negara-negara Kerjasama Teluk.

Mengenai jangka waktu bagi jamaah umrah untuk tinggal di wilayah Saudi, Wakil Menteri Haji dan Umrah mengungkapkan, bahwa visa berlaku selama 30 hari sebagaimana sebelumnya. (wyn)

About admin

Check Also

Kasus Baru Covid-19 di Saudi Naik Lagi

  RIYADH (ManasikNews) – Kasus baru virus korona di Kerajaan Arab Saudi kembali naik, melewati …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *