Myntra coupons

Flipkart coupon

abof coupons

globalnin

Home / INFO / Jumlah Pendaftar dan Pembatal Haji Reguler Dibatasi

Jumlah Pendaftar dan Pembatal Haji Reguler Dibatasi

Jumlah pendaftar dan yang akan melakukan pembatalan haji reguler dibatasi hanya 5 orang per hari.

Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag, Nizar Ali.

JAKARTA  (ManasikNews) — Kementerian Agama menetapkan pembatasan pendaftar dan pembatalan  jamaah haji pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, selain memperpanjang waktu pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Reguler.

Pembatasan pendaftaran dan pembatalan haji regular ini menyusul semakin meluasnya penyebaran wabah Covid-19 yang meningkat di sejumlah daerah di Indonesia.

“Jumlah pendaftar dan yang akan melakukan pembatalan haji regular akan dibatasi maksimal 5 orang per hari,”  ungkap Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Nizar Ali, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (24/03/2020).

Pembatasan pendaftaran dan pembatalan haji reguler ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 24002 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Mekanisme Pelayanan Pendaftaran dan Pembatalan Haji Reguler Pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.

Untuk itu, sistem pemblokiran pendaftaran akan dilakukan secara otomatis ketika kuota pendaftaran dan pembatalan per hari pada Kantor Kemenag Kabupaten/Kota sudah terpenuhi.

“Setelah kuota per hari terpenuhi, maka sistem pemblokiran pendaftaran dan pembatalan akan dilakukan secara otomatis, kemudian proses pendaftaran dan pembatalan dapat dilanjutkan esok harinya,”  kata Nizar.

Rekam fingerprint untuk layanan pendaftaran dan pelimpahan nomor porsi akan mengalami penundaan sampai dengan kondisi normal kembali. “Akan ada juga penundaan rekam fingerprint untuk pendaftaran dan pelimpahan nomor porsi sampai dengan kondisi normal kembali,”  ujarnya.

Kemenag juga telah memperpanjang jadwal waktu pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Reguler Tahun 2020 (1441 Hijriah). Perpanjangan waktu pelunasan ini dikarenakan pelayanan pelunasan Bipih dengan mekanisme tanpa tatap muka (non teller) belum berjalan efektif dan optimal.

Perpanjangan jadwal pelunasan ini tertuang dalam Surat Edaran bernomor 24001 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji Reguler Tahun 2020 Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease.

 “Ini mengakibatkan antrean dan kumpulan jamaah yang cukup banyak pada Bank Penerima Setoran (BPS Bipih) dan secara protokol berpotensi terjadinya penularan Covid-19,” kata Nizar.

Perubahan jangka waktu pelunasan Bipih regular.

Semula :

Tahap Kesatu : dilaksanakan dari tanggal 19 Maret 2020 sampai 17 April 2020.

Tahap Kedua : dilaksanakan dari tanggal 30 April 2020 sampai 15 Mei 2020.

Menjadi :

Tahap Kesatu : dilaksanakan dari tanggal 19 Maret 2020 sampai 30 April 2020.

Tahap Kedua : dilaksanakan dari tanggal 12 Mei 2020 sampai 20 Mei 2020.

About admin

Check Also

Saudi Izinkan Penerbangan Internasional Mulai 15 September Pelaksanaan Umrah Secara Terbatas Segera Diumumkan

  Pembukaan sepenuhnya penerbangan reguler atau terjadwal internasional akan dimulai 1 Januari 2021. RIYADH (ManasikNews) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *