Myntra coupons

Flipkart coupon

abof coupons

globalnin

Home / ESENSI / Keputusan Saudi Demi Kelanjutan Haji Diapresiasi

Keputusan Saudi Demi Kelanjutan Haji Diapresiasi

Bentangan kain kiswah Ka’bah dalam proses penyelesaian di pusat pembuatan kiswah di pinggir kota Mekah.

RIYADH — Badan keagamaan tertinggi Kerajaan Arab Saudi mendukung keputusan pemerintah yang tahun ini tetap menggelar penyelenggaraan haji secara terbatas, tanpa kehadiran jamaah luar negeri, demi melindungi kesehatan dan keselamatan para peziarah.

Sekjen Dewan Cendekiawan Senior Saudi dalam pernyataan yang disiarkan kantor berita Saudi Press Agency (SPA), Senin malam (22/06/2020), berterima kasih kepada Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman, Pangeran Mahkota Muhammad Bin Salman, dan pemerintah Saudi atas upaya besar mereka untuk melayani dua Masjid Suci dan kaum muslim.

Imam Besar Al-Azhar, pusat pembelajaran Islam terbesar dunia, juga mendukung langkah tersebut sebagai keputusan bijak yang bersesuaian atau kompatibel secara syariah.

Imam Besar Sheikh Ahmed Al-Tayyeb mengatakan, keputusan tersebut mempertimbangkan kelanjutan haji, sekaligus mencerminkan kepedulian terhadap keselamatan para Tamu Allah.

Menurut Sheikh Al-Tayyeb, keselamatan individual insan adalah bagian terpenting dari hukum Islam. Langkah itu juga mencerminkan kesadaran kepemimpinan Kerajaan Saudi yang sangat serius menangani Covid-19, lantaran daya penyebarannya yang cepat, mengancam kehidupan orang di mana pun.

Imam Besar Al-Azhar dalam pernyataan, memuji upaya Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman dan Putra Mahkota Muhammad Bin Salman dalam melayani dan memfasilitasi para peziarah agar mereka tetap aman terjaga.

Liga Dunia Muslim juga mengeluarkan pernyataan atas nama para ulama di bawah payung Dewan Tertinggi Liga, Dewan Yurisprudensi Islam, dan Dewan Tertinggi Masjid Dunia, mendukung langkah-langkah pencegahan yang diambil oleh pemerintah Saudi untuk jamaah haji.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Sekjen Liga dan Ketua Asosiasi Cendekiawan Muslim Sheikh Dr. Muhammad Bin Abdul Karim Al-Issa mengungkapkan, keadaan darurat pandemi corona merupakan kasus luar biasa yang harus ditangani dengan sangat hati-hati sesuai syar’i dan penuh pertimbangan, demi menjaga keamanan para peziarah.

Pernyataan tersebut sebagai kelanjutan upaya Liga Dunia Muslim menghubungi sejumlah mufti senior dan cendekiawan dunia Islam segera setelah keputusan Saudi. Para cendekiawan negara-negara muslim menegaskan kebijakan tindakan pencegahan yang diperlukan berlandaskan hukum, mengingat pandemi Covid-19 menebarkan ketakutan lantaran risikonya sangat signifikan. (wyn)

About admin

Check Also

Sengkarut Aset First Travel, Antara Pemulihan Hak Jamaah dan Abainya Perlindungan Negara Oleh : Sexio Yuni Noor Sidqi SH. (Eks Pengurus dalam PKPU PT First Anugerah Karya Wisata/Praktisi Hukum Kepailitan/Alumni FH-UII Yogyakarta)

      KEPUTUSAN kasasi Mahkamah Agung (MA) terhadap perkara penipuan dan pencucian uang oleh …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *