Myntra coupons

Flipkart coupon

abof coupons

globalnin

Home / INFO / Penyelenggaraan Haji Sukses di Tengah Pandemi

Penyelenggaraan Haji Sukses di Tengah Pandemi

 

Otoritas Kesehatan Arab Saudi melaporkan tidak ada kasus Covid19 di tempat-tempat suci selama prosesi haji.

Prosesi tawaf wada’ berlangsung Minggu malam (02/08/2020) menandai berakhirnya pelaksanaan haji tahun ini.

 

MEKAH (ManasikNews) — Penyelenggaraan haji tahun 1441 Hijriah praktis berakhir Minggu malam (02/08/2020), ditandai para jamaah melakukan tawaf perpisahan atau wada’ di Masjidil Haram, Mekah.

Prosesi tawaf mengitari Kabah itu berlangsung dalam formasi jamaah berjalan mengikuti jalur yang sudah diatur menjauh dan berjarak antar-jamaah.

Haji tahun ini berlangsung secara terbatas, dengan jumlah jamaah terkecil dalam sejarah haji modern ketika pemerintah Arab Saudi berjuang mencegah penyebaran virus corona.

Haji tahun ini menurut laporan media lokal diikuti sekitar 10.000 muslim — data lain menyebut “hanya” 1.000 jamaah — yang secara jumlah jauh sekali dibandingkan tahun 1440 (2019) dengan 2,5 juta jamaah.

Sebelum bergerak kembali ke Masjidil Haram, para jamaah melakukan prosesi lempar jumrah di Jamarat (Mina), dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Bahkan, para jamaah tidak perlu repot mengumpulkan kerikil sendiri seperti musim haji tahun-tahun lalu. Pasalnya, otoritas Haji sudah mensterilkan kerikil dan menyerahkan dalam kantong kepada setiap jamaah, demi melindungi dari penyebaran baru Covid19.

Menurut laporan media pemerintah Arab Saudi, Senin (03/08/2020), pelaksanaan haji dalam bayang-bayang pandemi kali ini membutuhkan upaya ganda oleh otoritas Saudi. Demikian pernyataan Raja Salman, Jumat (30/07/2020), setelah keluar dari rumah sakit pasca operasi pengangkatan kantung empedu.

“Haji tahun ini berlangsung dengan jumlah jamaah yang sangat terbatas untuk muslim dari berbagai negara, dan memastikan ritual itu berakhir meskipun dalam keadaan sulit,” ungkap penguasa Saudi berusia 84 tahun itu.

Kementerian Kesehatan menyatakan tidak ada kasus corona yang dilaporkan di tempat-tempat suci selama prosesi haji.

Para jamaah haji selanjutnya akan memasuki karantina wajib selama 14 hari pasca haji sebelum kembali ke kota masing-masing.

Untuk berangkat haji, setiap jamaah harus membayar hingga ribuan Dolar AS. Umumnya mereka menabung selama bertahun-tahun dan harus bersabar menunggu daftar antrean yang panjang untuk mendapat kesempatan berangkat ke Mekah menunaikan rukun Islam kelima ini.

Tetapi tahun ini, pemerintah Arab Saudi menanggung seluruh biaya jamaah alias haji secara gratis. Itu antara lain mencakup penyediaan konsumsi, akomodasi hotel, transportasi bus, dan perawatan total kesehatan dengan fasilitas VIP. (wyn)

About admin

Check Also

Saudi Izinkan Penerbangan Internasional Mulai 15 September Pelaksanaan Umrah Secara Terbatas Segera Diumumkan

  Pembukaan sepenuhnya penerbangan reguler atau terjadwal internasional akan dimulai 1 Januari 2021. RIYADH (ManasikNews) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *