Myntra coupons

Flipkart coupon

abof coupons

globalnin

Home / INFO / Raudah Normal Lagi, Jatah Waktu Tinggal 10 Menit

Raudah Normal Lagi, Jatah Waktu Tinggal 10 Menit

Areal Raudah di salah satu bagian dalam Masjid Nabawi Madinah.

 

MANASIK NEWS – Kementerian Urusan Haji dan Umrah Arab Saudi memperpanjang waktu tinggal untuk beribadah di dalam areal Raudah (Riaz-ul-Jannah) di Masjid Nabawi menjadi 10 menit.

Selama musim haji tahun 2022 — berakhir 14 Juli lalu — waktu tinggal maksimum di areal Raudah dibatasi hanya 7 menit. Tujuannya untuk mengurangi kepadatan jamaah.

Seperti disebutkan oleh otoritas Saudi, bagi setiap muslim yang hendak beribadah di areal Raudah, mereka harus mengajukan perpanjangan waktu untuk beribadah di Raudah melalui aplikasi seluler Tawakkalna dan Eatmarna.

Mengapa waktu tinggal di Raudah harus dibatasi? Tidak lain lantaran tingginya peminat (jamaah) yang ingin shalat sunnah, sementara areal Raudah sanga terbatas. Raudah diketahui hanya memiliki luas, yaitu panjang 22 meter dan lebar 15 meter, berlokasi di antara Makam Nabi Muhammad dan mimbar Beliau.

Sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah menyatakan bahwa umrah sekarang diperbolehkan untuk semua jenis visa termasuk visa turis. Wakil Menteri Kementerian, Abdul Tahman Shams, menegaskan  siapa pun yang mengunjungi Arab Saudi dapat melakukan ibadah umrah, bahkan mereka pemegang visa turis.

Menurut dia, sebelum melakukan umrah, jamaah dapat mendaftar melalui aplikasi Eatmarna.

Berikut daftar visa yang dapat digunakan setiap muslim untuk mendaftar umrah: Visa Pelajar, Visa Kunjungan Pribadi, Visa Kunjungan Keluarga, Visa Kunjungan Bisnis, Visa turis, Perpanjangan Exit/Re-Entry Visa, Visa Residensi Premium, Visa Pemerintah, Misi & Organisasi Diplomatik, Visa Diplomatik & Resmi, Visa Haji dan Umrah, Visa Pendamping, Visa kerja, Visa Bayi Baru Lahir, serta Visa tinggal.

Keputusan pemerintah Arab Saudi memperluas layanan visa umrah, yaitu untuk mencapai target 30 juta jamaah umrah setiap tahun sesuai Visi Arab Saudi 2030 .

Di sini, pemerintah Kerajaan Saudi ingin mendiversifikasi ekonomi negara yang selama ini bergantung pada minyak dan gas (migas). Adapun pada musim umrah 1444 Hijriah (2022/2023), Saudi menargetkan kedatangan lebih dari 10 juta jamaah dari seluruh dunia. (wan)

About admin

Check Also

TAHUN KOPI SAUDI 2022 (3) : Sejarah Kopi, Dibawa Pedagang Arab dari Afrika ke Yaman dan Menyebar ke Seluruh Dunia

  MANASIK NEWS – Banyak literatur menyebutkan tanaman kopi berasal dari Abyssinia, satu daerah di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *