Myntra coupons

Flipkart coupon

abof coupons

globalnin

Home / INFO / Saudi Tahan 2.050 Jamaah Haji Ilegal Tidak Ada Warga Indonesia

Saudi Tahan 2.050 Jamaah Haji Ilegal Tidak Ada Warga Indonesia

Masjidil Haram Mekah dalam penjagaan sangat ketat selama pelaksanaan ibadah haji tahun 2020.

JAKARTA (ManasikNews) — Pemerintah Arab Saudi menahan setidaknya 2.050 jamaah yang berupaya mengikuti haji tahun 1441 Hijriah secara ilegal di Mekah.

Mereka dianggap bersalah lantaran Kementerian Dalam Negeri Saudi telah melarang warga memasuki situs-situs suci terutama yang digunakan selama ibadah haji (Mina, Muzdalifah, dan Arafah) tanpa izin sejak 18 Juli.

Menurut Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali, sejauh ini tidak ada laporan adanya warga negara Indonesia (WNI) di antara ribuan jamaah tersebut. “Alhamdulillah, sampai berakhirnya prosesi haji 1441 H, berdasarkan laporan dari instansi terkait dan juga masyarakat, tidak ada WNI di antara jamaah yang tertahan karena berhaji secara ilegal,” katanya, seperti dikutip dari laman Kementerian Agama RI, Senin (03/08/2020).

Konsul Haji KJRI mencatat ada 16 WNI ekspatriat di Arab Saudi yang terdaftar. Mereka adalah Muhammad Wahyu, Endan Suwandana, Ahmad Sujai, Huda Faristiya, Abdul Muhaemin, Siri Marosi, Muhammad Toifurrahman, Ata Farida, Eni Wahyuni, Irma Tazkiya, M Zulkarnain, Ali Muhsin Kemal, Akram Hadrami, Agus Sugiarto, Titin Agustin, serta Juwaeriyah Awaludin.

Mereka tinggal dan bekerja di sejumlah kota di Saudi, seperti Riyadh, Madinah, Yanbu’, Mekah, Jeddah, dan Al Khobar.

Alhamdulillah semua dalam keadaan sehat. Kita ikut memantaunya melalui komunikasi via Whats app group (WAG) dengan para jemaah WNI ekspatriat yang tinggal di Saudi,” ujar Endang.

Dia menambahkan, penyelenggaraan ibadah haji 1441 H sudah selesai. Seluruh jamaah haji mengambil nafar awal. Mereka meninggalkan Mina pada Minggu, 12 Zulhijjah 1441 atau 2 Agustus 2020 sebelum waktu terbenam matahari. Hal itu sekaligus menandai berakhirnya rangkaian ibadah haji tahun 2020.

“Hari Minggu, jamaah mengambil nafar awal. Mereka meninggalkan Mina sebelum terbenam matahari. Itu sekaligus menandai berakhirnya pelaksanaan ibadah haji tahun 2020,” katanya.

Dari Mina, para jamaah haji diantar ke Masjidil Haram untuk menunaikan shalat Maghrib. Setelah itu, mereka kembali ke hotel untuk menjalani karantina dan pendataan ulang.

Pemulangan jamaah haji tahun ini ke daerah asalnya di berbagai kota di Arab Saudi akan dilakukan secara bergelombang. (wyn)

About admin

Check Also

Saudi Izinkan Penerbangan Internasional Mulai 15 September Pelaksanaan Umrah Secara Terbatas Segera Diumumkan

  Pembukaan sepenuhnya penerbangan reguler atau terjadwal internasional akan dimulai 1 Januari 2021. RIYADH (ManasikNews) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *