Myntra coupons

Flipkart coupon

abof coupons

globalnin

Home / INFO / WHO ‘Plin-Plan’, Dulu Minta Saudi Batalkan Haji 2020

WHO ‘Plin-Plan’, Dulu Minta Saudi Batalkan Haji 2020

Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanum dalam konferensi pers reguler di markas WHO Jenewa, Rabu (24/06/2020).

RIYADH — Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kali ini menyambut baik keputusan pemerintah Arab Saudi akan menyelenggarakan haji tahun 2020 dengan pembatasan jumlah jamaah karena pandemi Covid-19.

Pernyataan WHO yang dikeluarkan pada Rabu (24/06/2020) di markas mereka di Jenewa, Swiss, oleh Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanum, bertolak belakang dengan statemen mereka sebelumnya.

WHO melalui kantor perwakilan wilayah Timur Tengah, pada awal Juni lalu pernah mendesak Kerajaan Arab Saudi membatalkan penyelenggaraan haji tahun 2020. Kabar ini pertama kali disiarkan oleh kantor berita Iran, Mehr News Agency (MNA), milik organisasi Islamic Ideology Dissemination Organization (IIDO) yang berpusat di Teheran.

Arab Saudi pada pelaksanaan haji yang dijadwalkan berlangsung akhir Juli nanti hanya akan melibatkan tidak kurang dari 10.000 jamaah, terdiri atas warga lokal dan mukimin yang tinggal di seluruh wilayah Saudi.

Tahun lalu, hampir 2,5 juta jamaah turut ambil bagian dalam prosesi haji, yaitu sekitar 1,9 juta jamaah datang dari luar negeri dan sisanya warga Saudi.

Andhanum menyebutkan, di saat banyak negara mulai membuka kembali aktivitasnya, pertanyaan tentang bagaimana menggelar pertemuan besar dapat berlangsung aman menjadi semakin penting. “Ini terutama berlaku untuk salah satu pertemuan massa terbesar di dunia, ziarah tahunan haji,” ujarnya.

Menurut dia, keputusan Saudi tentunya sudah menimbang aspek risiko dan analisis berbagai skenario, selaras pedoman WHO dalam melindungi keselamatan peziarah dan mengurangi risiko infeksi.

Dinyatakan, semua negara harus membuat keputusan sulit demi menempatkan aspek kesehatan masyarakat sebagai prioritas utama. “Kami memahami, keputusan Saudi itu tidak mudah dibuat. Kami pun memahami terhadap kekecewaan besar bagi banyak Muslim di dunia yang berharap dapat menunaikan haji tahun ini,” katanya.

Dia menggambarkan keputusan Saudi itu sebagai sebuah pilihan sulit tetapi harus dilakukan dengan mengutamakan kesehatan orang banyak. (wyn)

About admin

Check Also

Saudi Mulai Kegiatan Resmi Haji 29 Juli

Persiapan fasilitas di kawasan Mina, Mekah, untuk jamaah calon haji tahun 2020. RIYADH (ManasikNews) — …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *